Operation Eagle Eye : Synopsis

    • Plot :
      Di Tahun 2023 merupakan zaman dimana Komputer boleh dibilang master dari manusia, termasuk di GDI (Global Defence Initiative - Organisasi Pertahanan Global) yang merupakan penerus dari PBB dikarenakan setelah konflik panjang PBB sudah tidak lagi di percaya sebagai organisasi penjaga perdamaian dunia, GDI sendiri boleh dibilang sebagai organisasi yang computer geek, karena petinggi-petinggi GDI selalu menggunakan komputer sebagai sistem pengambil keputusan, namun bencana tiba-tiba terjadi karena komputer-komputer yang seharusnya dibilang perangkat untuk menjaga pertahanan dunia ternyata bisa juga overload sehingga muncul penyabotase yang menggunakan alat-alat terkomputerisasi tadi  menjadi sebuah alat pembunuh yang dialamatkan kepada Presiden GDI itu sendiri, kira-kira siapa pelakunya? Akankah William dan kawan-kawannya bisa menyetop kegilaan ini?

      Tokoh-tokoh :

      1. William Da Costa
      Seorang Security Apparatus yang sebenarnya merupakan sarjana Komputer di sebuah Universitas Swasta di Jakarta, sebagai Sarjana Komputer yang fresh ia masih kurang mengerti tentang sebuah project komputerisasi raksasa yang dibernama SkyEye

      2. Ashilla Zahrantiara
      CEO dari Academi sebuah perusahaan penyedia perangkat IT dan salah satu inventor dari SkyEYE, ia memiliki pesaing yang bernama Omnitron perusahaan IT yang kalah tender sehingga berencana membuat 'sebuah' kekacauan

      3. Redmond Boyle
      Presiden dari Global Defense Initiative, ia dikenal sebagai pemimpin yang fair-play, sehingga banyak pihak berencana menjatuhkan dia

      3. Gareth James
      Juru bicara Global Defense Initiative plus CEO dari Omnitron

      4. Roger Bingham
      Omnitron Agent atau disebut peretas yang juga sering melakukan Covert-Surveillance
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Tag :
    • Readmore . . .
    • Add Comment

[Seri Badan Intelijen] Mengenal NIS

    • Mengenal Lebih Dekat Badan Intelijen Korea Selatan

      Republik Korea Selatan memiliki badan intelijen negara yang dikenal dengan nama National Intelligence Service (NIS). NIS mempunyai tugas utama menjaga keamanan nasional dan mengenalkan kepentingan nasional. NIS menyediakan laporan intelijen tentang keamanan, dan investigasi kejahatan untuk menjamin keamanan nasional, sesuai dengan Pasal 15 Undang-Undang Organisasi Pemerintah Korea Selatan.
      A.    Sejarah NIS

      Badan intelijen Korea Selatan didirikan pada 15 Agustus 1948, diawali dengan tugas utama sebagai badan pemerintah, termasuk militer, yang menangani lingkup domestik, luar negeri, dan fungsi komunikasi intelijen. Sifat dari badan intelijen Korea Selatan tidak terpusat pada komunitas intelijen, namun lebih ditekankan pada pembatasan dan mengefektifkan kinerja intelijen, agar tidak ada kesalahan intelijen, tidak ada tugas yang tumpang tindih,  dan tidak ada persaingan sengit lainnya.

      Pada 10 Juni 1961, Republik Korea Selatan mendirikan badan intelijen dengan nama Korean Central Intelligence Agency (KCIA) yang bertujuan untuk melindungi rakyat, menjamin keamanan nasional, dan mendorong tercapainya kepentingan nasional. Pada Januari 1981 KCIA berubah menjadi National Security Planning Agency (NSPA). Di tahun 1994, NSPA  melakukan perubahan signifikan terutama pada pembatasan kegiatan agar lebih efektif, termasuk diantaranya perjanjian kekuasaan Korea dan partai oposisi. NSPA mulai mengembangkan prosedur dan mekanisme untuk mengagalkan kejahatan internasional dan terorisme. Pada Januari 1999, NSPA berganti nama dengan nama National Intelligence Service (NIS).

      B.    Organisasi NIS

      NIS dipimpin oleh seorang direktur dan bertanggung jawab langsung kepada presiden. Tahun 1995, terjadi pemindahan lokasi markas pusat NIS ke Naegok-dong, Seoul Selatan. Sebelumnya, selama 34 tahun markas NIS berada di daerah Mt.Nam, di pusat kota Seoul dan Imun-dong, Seoul Timur.

      Pada 2003 Presiden Korea Selantan, Roh Moo-hyun, berusaha membawa perubahan internal dalam tubuh NIS. Roh menunjuk Ko Young-koo, mantan pengacara HAM, sebagai direktur NIS. Biro anti komunis NIS dibubarkan, beberapa intelijen dalam negeri, dan kegiatan surveilance dipatenkan atau dipindahkan ke kesatuan kepolisian nasional.

      Berikut ini daftar urutan direktur NIS dari masa ke masa, sebagai berikut:
      1.    Kim Jong Pil periode 20 Maret 1961- 1 Juni 1963
      2.    Kim Yong Soon periode 7 Maret 1963- 20 Februari 1963
      3.    Kim Jae-choon periode 21 Februari 1963- 11 Juli 1963
      4.    Kim Hyung wook periode 12 Juli 1963-20 Desember 1970
      5.    Kim Kye-won periode 21 Juli 1969- 20 Desember 1970
      6.    Lee Hu-rak periode 21 Desember 1970- 2 Desemer 1973
      7.    Shin Jik-soo periode 3 Desember 1973- 3 Desember 1976
      8.    Kim Jae-kyu periode 4 Desember 1976- 26 Desember 1979
      9.    Lee Hee-sung periode 30 Oktober 1979- 12 Desember 1979
      10.    Yoon II-gyun periode 13 Desember 1979- 13 Juli 1980
      11.    Chun Doo-hwan periode 14 April 1980- 17 Juli 1980
      12.    Yoo Hak-sung periode 18 Juli 1980-1 Juni 1982
      13.    Roh Shin-young periode 2 Juni 1982- 18 Februari 1985
      14.    Chang Se-dong periode 19 Februari 1985- 25 Mei 1987
      15.    Ahn Moo-hyuk periode 26 Mei 1987- 6 Mei 1988
      16.    Bae Myong-in periode 7 Mei 1988- 4 Desember 1988
      17.    Park Se-jik periode 5 Desember 1988- 18 Juli 1989
      18.    Suh Dong-kwon periode 19 Juli 1989- 30 Maret 1992
      19.    Lee Sang-yun periode 31 Maret 1992- 8 Oktober 1992
      20.    Lee Hyun- Woo periode 9 Oktober 1992- 25 Februari 1993
      21.    Kim Deok periode 26 Februari 1993- 23 Desember 1994
      22.    Kwon Young-hae periode 24 Desember 1994- 4 Maret 1998
      23.    Lee Jong-chan periode 4 Maret 1998- 25 Mei 1999
      24.    Chun Yong-taek periode 26 Mei 1999- 23 Desember 1999
      25.    Lim Dong-won periode 24 Desember 1999- 26 Maret 2001
      26.    Shin Kuhn periode 27 Maret 2001- 24 April 2003
      27.    Ko Young-koo periode 25 April 2003- 11 Juli 2005
      28.    Kim Seung-kew periode 11 Juli 2005- 23 November 2006
      29.    Kim Man-book periode 23 November 2006- 29 Februari 2008
      30.    Kim Sung-ho periode 26 Maret 2008-12 Februari 2009
      31.    Won Sei-hoon periode 12 Februari 2009- sampai dengan sekarang.

      NIS mempunyai misi dan motto yang harus dipegang teguh oleh anggotanya. Misi NIS yaitu  “Menjamin kelangsungan hidup dan kesejahteraan  Republik  Korea Selatan dari ancaman keamanan dan kepentingan nasional, dengan personil terbaik dan kegiatan intelijen yang mutakhir.”

      Setiap misi mempunyai kandungan filosofi yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

      1.    Personel terbaik.
      Anggota NIS merupakan garda terdepan dan benteng pertahanan dengan jiwa patriotisme yang teguh, komitmen tinggi dan semangat untuk menghadapai tantangan.
      2.    Kegiatan intelijen terkini.
      Kewajiban NIS dengan kemampuan melindungi negara dari setiap ancaman. Atas upaya tersebut, ditekankan fleksibilitas dan keberanian memastikan respon cepat atas perubahan konstan pada lingkungan intelijen.
      3.    Sebelum ancaman terjadi.
      Sejak didirikan, prioritas utama NIS adalah melindungi demokrasi liberal, ancaman dari Korea Utara dan ancaman lainnya. Di tengah perubahan global, NIS menjaga keamanan Republik Korea Selatan dengan mengantisipasi dan menggagalkan ancaman nasional termasuk terorisme dan serangan siber.
      4.    Kelangsungan hidup dan kesejahteraan Republik Korea Selatan.
      NIS selalu bersikap waspada. Kelangsungan hidup dan kesejahteraan Republik Korea Selatan
      adalah amanat seluruh rakyat. Melindungi keamanan nasional dan berkomitmen  menjaga masyarakat dan pembangunan nasional.

      Sementara itu, sejalan dengan misi NIS, dijabarkan secara lebih spesifik mengenai motto NIS yaitu “Dedikasi Anonim untuk Kebebasan dan Kebenaran.” Penjelasan lebih lanjut mengenai motto NIS, antara lain:

      1.    Kebebasan.
      Tegas mempertahankan keamanan Republik Korea. NIS melindungi Republik Korea Selatan, baik dari ancaman terhadap demokrasi liberal, termasuk intelijen rahasia dan subversi sayap kiri, maupun dari semua ancaman keamanan termasuk terorisme, spionase, kejahatan internasional, dan serangan siber.
      2.    Kebenaran
      Selalu menyediakan intelijen yang benar. NIS hanya menyediakan intelijen yang objektif dan terverifikasi dengan mempertahankan politik netral, mengadili dengan adil dan benar.
      3.    Anonim
      Bekerja sungguh-sungguh tanpa dikenal. Seluruh anggota NIS setia menjalankan tugas dengan kebanggaan melayani negara, bahkan tanpa dikenal publik sekalipun.
      4.    Dedikasi
      Bersikap loyal dalam melayani. Kontribusi NIS kepada kesejahteraan nasional dan keamanan publik adalah dengan bersedia berkorban bagi bangsa dan negara.


      C.    Tugas dan Fungsi NIS

      Secara khusus, tugas dan fungsi NIS merujuk pada artikel 3 (1) Undang-Undang Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, beberapa tugasnya antara lain:

      1.  Pengumpulan, penyiapan, dan distribusi intelijen dalam dan luar negeri, untuk mengkonter komunisme, subversi, spionase, terorisme, dan kejahatan internasional yang terorganisir.
      2.   Perlindungan terhadap dokumen terklasifikasi, materi rahasia, fasilitas vital, dan daerah terbatas.
      3.   Investigasi terhadap pemberontakan dan pengkhianatan didasarkan pada UU Kriminal, pemberontakan, dan kode ilegal didasarkan pada UU Kriminal Militer, kejahatan didasarkan pada UU Perlindungan Rahasia Militer, dan kejahatan didasarkan  pada UU Keamanan Nasional.
      4.   Investigasi kejahatan berkaitan dengan misi personel NIS.
      5.   Perencanaan, koordinasi intelijen dan keamanan.

      Tugas NIS dijabarkan ke dalam beberapa bidang, seperti:

      1.    Security Investigation
      Mendukung pembangunan dan kesejahteraan Republik Korea Selatan. Pembangunan nasional dan kesejahteraan bergantung pada fondasi pengamanan yang kuat. NIS berupaya menangkap mata-mata dan pro-Korea Utara yang mengancam keamanan nasional, serta untuk menjamin perlindungan demokrasi liberal.

      2.    Intelligence on North Korea
      Perubahan pada kebijakan Korea Utara mempunyai dampak langsung pada hubungan kedua Korea. Pengumpulan dan analisa intelijen merupakan hal penting untuk memformulasikan kebijakan efektif terhadap kebijakan Korea Utara. NIS mendukung kebijakan Republik Korea Selatan dengan menyediakan intelijen akurat dan strategis. Pengambilan keputusan NIS berhubungan dengan perkembangan terkini dari Korea Utara seperti politik, militer, diplomatik, ekonomi dan sosial serta penilaian terhadap kemungkinan dampak terhadap Korea Selatan.

      3.    Counter-Espionage
      Melindungi Republik Korea Selatan dan kepentingannya dari spionase pada perang intelijen masa kini. NIS mempertahankan negara dan melindungi kepentingan bangsa dengan melakukan konter-spionase.

      4.    Industry Security
      Melindungi industri teknologi dari kegiatan spionase asing. Pada era globalisasi, ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi penentu persaingan internasional dan nasional. Karena itu, perlu perlindungan terhadap teknologi. NIS berupaya sepenuhnya melindungi industri teknologi.

      5.    Counter-Terorism
      Pada 11 September 2001, Al-Qaeda melakukan penyerangan ke Amerika Serikat, dan telah membentuk jaringan teroris global, mengancam komunitas internasional termasuk Korea Selatan. US National Intelligence Council mengingatkan bahwa terorisme sulit untuk mati dan ancaman yang ditunjukkan Al Qaeda akan berlangsung hingga 30 tahun ke depan.

      6.     Cyber-Security
      Melindungi keamanan nasional dari ancaman siber. Perkembangan internet dan IT membawa dampak positif terhadap masyarakat, tetapi IT juga menimbulkan banyak resiko atas serangan pada jaringan komputer, seperti kegiatan hacking dan virus komputer. NIS melindungi jaringan siber pemerintah dan institusi publik dari ancaman siber tersebut.

      7.     International Crime
      NIS berinisiatif tinggi untuk menyingkirkan kejahatan internasional demi melindungi masyarakat dan segala miliknya. Dunia menjadi tanpa batas, sehingga memungkinkan terjadinya kejahatan internasional dengan mudah. Peningkatan kejahatan menjadi ancaman bagi keamanan nasional. Tugas NIS adalah mencegah penetrasi dan menyebarnya kejahatan internasional tersebut.

      8.     Overseas Intelligence
      Melindungi keamanan dan kepentingan nasional dengan mengumpulkan dan menganalisa intelijen luar negeri. Pada abad 21 persaingan global menjadi tanpa batas. Intelijen menjadi sangat penting dari hari ke hari. Tanpa intelijen, tidak ada jaminan negara aman. Untuk menjaga keamanan dan kepentingan negara, NIS melakukan kegiatan intelijen di berbagai pelosok dunia, termasuk mengumpulkan informasi intelijen yang berhubungan dengan senjata pemusnah massal dari Korea Utara dan organisasi subversi.(*/disarikan dari berbagai sumber)
      - See more at: http://www.bin.go.id/internasional/detil/196/14/03/2013/mengenal-lebih-dekat-badan-intelijen-korea-selatan#sthash.PFLczuem.dpuf
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Tag :
    • Readmore . . .
    • Add Comment

[Seri Badan Intelijen] Mengenal CIA


    • CENTRAL INTELLIGENCE AGENCY (CIA)
      A. Sejarah Singkat
      Central Intelligence Agency  (CIA) merupakan Badan Intelijen Amerika Serikat yang pada mulanya dikenal dengan sebutan Coordinator of Information (CI). Presiden Franklin D Roosevelt mengangkat William J Donovan sebagai ketuanya.  Tahun 1942, CI secara resmi berubah nama menjadi Office of Strategic Service (OSS) dengan tugas pertamanya  mengumpulkan dan menganalisa informasi strategis.
      Pasca Perang Dunia ke-2, OSS dibubarkan. Presiden Harry S.Truman kemudian membentuk Central Intelligence Group (CIG). Lembaga ini bertugas melakukan seleksi, menilai informasi serta melaporkan hasil analisis berdasarkan informasi yang telah diolah kepada presiden. Sepanjang CIG menjalankan fungsinya, Presiden Truman merasa tidak puas dengan  kinerja CIG,  bahkan pihak militer dan Federal Bureau of Investigation (FBI) merasa tidak sejalan dengan CIG. Tidak berselang lama, akhirnya Presiden Truman, menandatangani Undang-Undang Keamanan Nasional  tahun 1947 yang menandai secara resmi berdirinya CIA.
      Pada tahun 1949, Central  Intelligence Agency Act  disahkan untuk melengkapi Undang-Undang Keamanan Nasional tahun 1947. Undang-undang tersebut memberikan kewajiban kepada CIA untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan intelijen di luar negeri dan mengkorelasikan, mengevaluasi serta menyebarluaskan informasi intelijen yang berpengaruh terhadap keamanan negara. Selain itu, CIA juga melaksanakan tugas dan fungsi lainnya yang berkaitan dengan intelijen sebagaimana diarahkan oleh Nasional Security Council (NSC). Undang-Undang intelijen merupakan otoritas hukum yang memberikan CIA keleluasaan untuk menerapkan prosedur fiskal dan administratif secara rahasia guna melindungi sumber-sumber dan metoda intelijen dari kebocoran.
      Memasuki era perang dingin, memunculkan kekuatan penyeimbang AS, CIA diberi wewenang yang sangat luas untuk mengimbangi kekuatan operasional dari badan intelijen Uni Soviet, Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB), yang juga merupakan cikal bakal lahirnya badan intelijen Uni Soviet. Sampai saat ini, CIA masih mempunyai pengaruh yang kuat, terbukti selain mempunyai hubungan erat dengan badan-badan intelijen seluruh dunia, CIA juga dilengkapi kewenangan dalam  pemakaian satelit mata-mata milik National Recon Office, alat sadap milik National Security AgencySistem Echelon Pesawat mata-mata milik US Air Force, alat-alat intelijen milik anggota komunitas intelijen (komintel) lainnya, serta diperbolehkan menggunakan pasukan reguler dan pasukan satuan khusus militer AS yang mendukung kegiatan dan operasi CIA.
      B. Mendalami Kinerja CIA
      CIA merupakan badan independen yang bertanggung jawab menyediakan informasi intelijen bagi keamanan nasional Amerika Serikat. CIA berfungsi menjalankan fungsi siklus intelijen untuk mengumpulkan, menganalisa dan mendistribusikan informasi intelijen kepada pejabat tinggi pemerintah AS. Tugas CIA dilaksanakan dengan memperhatikan berbagai arahan dan pengawasan dari presiden dan NSC. Selain itu, CIA juga melakukan pelaporan secara teratur  dan berkala kepada Direktur Intelijen Nasional. CIA  memberikan briefing yang bersifat substantif kepada Senat Komisi Hubungan Luar Negeri, Komite Luar Negeri Parlemen dan Komisi Angkatan Bersenjata.
      Direktur CIA saat ini adalah David H Petraeus, diangkat sejak 6 September 2011 dan merupakan direktur CIA ke-20  yang dipilih oleh Presiden dengan persetujuan Senat. Direktur CIA berfungsi sebagai penasehat utama presiden dan Dewan Keamanan Nasional berkaitan dengan masalah intelijen luar negeri yang berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dalam negeri. Disamping itu, Direktur CIA, juga bertanggung jawab dalam pengumpulan intelijen melalui human intelijen, kegiatan rahasia, konter intelijen, liason dengan badan intelijen luar negeri dan program pengumpulan data terbuka bagi kepentingan komunitas intelijen dan pemerintah AS. Tugas sampingan lainnya,  adalah penggunaan alat pendukung bagi kegiatan dan operasi intelijen, mengkorelasikan dan mengevaluasi intelijen yang berhubungan dengan keamanan nasional untuk dijadikan laporan intelijen, menyediakan arahan dan koordinasi dalam pengumpulan intelijen nasional di luar negeri AS, sampai dengan menjalankan fungsi yang berhubungan dengan intelijen keamanan nasional sesuai arahan presiden.
      Dalam menjalankan tugasnya, Direktur CIA dibantu oleh Deputi Direktur CIA, yang saat ini dipegang oleh Michael J. Morell, yang bertugas membantu tugas Direktur CIA dan sewaktu-waktu  jika berhalangan dapat menggantikan jabatan Direktur CIA, seperti sakit, cacat dan lain sebagainya.  Direktur CIA, juga dibantu Deputi Direktur Associate saat ini dijabat oleh V. Sue Bromley. Deputi Direktur Associate, sebelumnya ditangani oleh Direktur Eksekutif,  tugasnya adalah menjalankan kegiatan dan operasional CIA sehari-sehari. Disamping itu, kelengkapan organisasi CIA, ditunjukkan dengan beberapa staff ahli bidang yang bertugas mendukung  tupoksi  Direktur CIA seperti: public affairs, human source, innovation mission, congressional  affairs, legal issue, information management, internal oversight.
      CIA memiliki visi kedepan yakni menjadi Satu Badan, Satu Komunitas yang tak tertandingi dalam kemampuan intelijen, berfungsi sebagai satu tim dan sepenuhnya terintegrasi ke dalam komunitas intelijen. Untuk mewujudkan visi tersebut, CIA memiliki visi yakni menjadi baris pertama pertahanan bangsa. CIA berusaha mencapai apa yang orang lain tidak dapat menyelesaikan dan pergi ke tempat dimana orang lain tidak bisa pergi.
      Seperti lembaga intelijen pada umumnya, CIA melakukan beberapa tugas pokok dan fungsinya yakni; a). Mengumpulkan informasi yang mengungkapkan rencana, niat dan kemampuan musuh kita dan menyediakan dasar untuk mengambil keputusan dan tindakan; b). Memproduksi analisis tepat waktu yang memberikan wawasan, peringatan dan kesempatan kepada presiden dan pengambil keputusan yang dibebankan untuk melindungi dan memajukan kepentingan Amerika; dan c). Melakukan tindakan rahasia pada arah presiden untuk mendahului ancaman atau mencapai tujuan kebijakan AS.
      Dalam Central  Intelligence Agency Act , CIA memiliki tugas umum yang diembankan antara lain sebagai berikut: a). Memberikan saran kepada National Security Council seputar permasalahan yang berkaitan dengan keamanan nasional; b). Mengajukan rekomendasi kepada National Security Council tentang pelaksanaan koordinasi kegiatan intelijen disetiap departemen, badan-badan dan elemen dalam pemerintahan; c). Mengkorelasikan dan mengevaluasi informasi intelijen serta menyediakan cara-cara penyebarannya secara layak; dan melaksanakan tugas-tugas lainnya sebagaimana diarahkan oleh National Security Council dari waktu ke waktu.
      C. Tata Organisasi CIA
      Di dalam organisasi CIA terbagi dalam 4  direktorat dan beberapa pusat kajian yaitu antara lain :
      1). Directorate of Intelligence (DI)
      Direktorat ini bertanggung jawab dalam penyediaan dan pendistribusian sumber-sumber analisis intelijen secara menyeluruh terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri kepada presiden, kabinet serta pembuat kebijakan AS secara tepat waktu, obyektif dan akurat. DI bertugas membuat laporan, brifingpaper terhadap masalah intelijen luar negeri. Informasi intelijen didapat dari berbagai macam sumber dan metode, termasuk laporan agen, foto satelit, media asing, dan kecanggihan sensor. Direkorat ini merupakan badan pelaksana untuk memenuhi tanggung jawab CIA memproduksi informasi intelijen mutakhir dalam tingkat nasional. Direktur Direktorat Intelijen saat ini adalah Fran P. Moore.
      2). Directorate of National Clandestine Service (NCS)
      Direktorat NCS bertindak memegang otoritas nasional dalam mengkoordinasikan, melakukan penyesatan, dan evaluasi terhadap operasi klandestin yang dilakukan komunitas intelijen asing. Tugas utama direktorat NCS adalah melakukan pengumpulan informasi intelijen luar negeri secara rahasia termasuk menggunakan Human Source Intelligence yang bertujuan untuk mendukung keamanan nasional dan kepentingan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. NCS juga melakukan counterintelligence dan kegiatan khusus lainnya sesuai permintaan user (dalam hal ini Presiden AS). Direktur National Clandestine Service saat ini identitasnya tertutup.
      3). Directorate of Science and Technology (DS&T)
      Direktorat ini bertugas memberikan dukungan kepada CIA dan komunitas intelijen Amerika dalam melakukan pengumpulan, pemrosesan, dan penggunaan informasi intelijen yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti sumber  yang bersifat pencitraan satelit, human source intelligence, bentuk sinyal dan sumber terbuka serta bentuk data-data intelijen lainnya yang dikumpulkan dengan memanfaatkan peralatan rahasia. Dukungan tersebut meliputi antara lain : penelitian, pengembangan, penyaringan dan pengoperasian kemampuan dan sistem teknikal untuk sumber terbuka dan bentuk-bentuk pencitraan. Direktorat ini juga berfungsi sebagai kantor pelayanan bersama/ Serves as Service of Common Concern, bagi komunitas intelijen di Amerika. Direktur saat ini adalah Glenn A. Gaffney.
      4). Directorate of Support
      Berfungsi untuk menyediakan dukungan penuh terhadap keberhasilan operasi CIA seperti: komunikasi, fasilitas, manajemen biaya, teknologi informasi, pengobatan, logistik dan pengamanan terhadap personil, fasilitas dan teknologi.
      Beberapa pusat kajian yang bertanggung jawab membantu tugas Direktur CIA:
      a) The Center for The Study of Intelligence
      Berfungsi untuk memelihara bahan maupun dokumentasi sejarah milik CIA dan bertugas mempromosikan intelijen sebagai disiplin ilmu. Saat ini dijabat oleh Peter S. Usowski.
      b) The Office of General Council
      Berfungsi memberikan nasehat kepada Direktur CIA dalam urusan hukum terkait dengan aturan-aturan yang dibuatnya dan berkedudukan sebagai  penasehat utama bagi CIA.
      c) The Office of Inspector Jenderal
      Berfungsi mempromosikan prinsip kinerja keuangan, efisiensi, efektivitas, akuntabilitas dalam kegiatan managemen CIA dengan melakukan audit secara independen, inspeksi, investigasi, kajian program dan operasi CIA. Inspektorat Jenderal saat ini dijabat oleh David Buckley.
      d) The Office of Public Affairs
      Berfungsi memberikan nasehat kepada direktur CIA dalam melaksanakan kebijakan publik dan media serta melakukan komunikasi  secara rutin dengan anggota CIA terkait aturan yang telah dibuatnya. The Office of Public Affairs sebagai  ujung tombak CIA dalam melakukan komunikasi kepada media, masyarakat umum maupun terhadap anggota CIA sendiri. (*/Dari berbagai sumber).
      - See more at: http://www.bin.go.id/internasional/detil/103/5/13/06/2012/mengenal-lebih-dekat-badan-intelijen-asing#sthash.Or4Rg4g6.dpuf
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

Evolusi Playstation dari Masa Ke Masa

    • Sejarah Play Station (PS) dari masa ke masa....

      PlayStation - 27 Oktober 1993Kisah PlayStation dimulai, tidak dengan mega-event multi-juta dolar, tetapi dengan siaran pers sederhana, dikirim pada hari Rabu pagi. Sony Corp mengatakan kepada surat kabar bahwa ia akan acuh tak acuh "bekerja ke arah pemasaran rumah menggunakan sistem permainan baru dalam negeri pada akhir tahun 1994 dan di luar negeri dalam tahun 1995, harga kompetitif." Sebuah pengumuman kemudian menambahkan detail, menyatakan bahwa, "The-generasi berikutnya mesin game diharapkan untuk menawarkan kecepatan tinggi, gerakan simultan karakter dan latar belakang berkualitas tinggi bersama dengan kuat komputer grafis 3D". Tidak ada tanggal rilis dan, luar biasa, tidak ada nama - meskipun diketahui bahwa Sony telah mempertahankan merek PlayStation dari proyek dibatalkan untuk merancang sebuah drive CD-ROM untuk SNES. Itu tidak sampai bulan berikutnya bahwa judul kerja PS-X atau PlayStation-X terungkap.




      PlayStation 2 - 2 Maret 1999Hampir enam tahun kemudian dan dengan konsol cukup sukses di bawah ikat pinggang nya, Sony adalah sedikit lebih terorganisir dengan PlayStation 2. Mesin baru diperkenalkan, berjudul menggairahkan PlayStation Meeting 99. Awalnya dikenal sebagai Next Generation PlayStation, mesin baru berjanji DVD player, kuat 64-bit Emotion Engine CPU dan kemampuan untuk menangani 20 juta poligon per detik.Pada tanggal 13 September, 900 anggota pers dan masyarakat diundang untuk acara pers di Tokyo di mana PlayStation 2 dibaptis dan desain yang unik diresmikan. Orang-orang seperti Tekken Tag Tournament dan permainan pertempuran Bouncer ini ditunjukkan off sebagai judul peluncuran potensial.



      Playstation 3 - 16 Mei 2005Kali ini, Sony menggunakan konferensi pers pra-E3 di Los Angeles untuk secara resmi mengumumkan PlayStation 3, setelah berbulan-bulan gosip dan spekulasi. Serta meluncurkan prosesor Cell mahal dan Blu-ray drive, Sony juga mengungkapkan desain baru yang ramping. Terkenal, perusahaan mis-melangkah sedikit dengan aslinya prototipe controller (bawah). Orang banyak tersentak ngeri dan jijik, dan desain direvisi dipamerkan di E3 berikut. Sedangkan untuk game, sistem ini ditunjukkan off dengan orang-orang seperti MGS4 dan Heavenly Sword, ditambah demo teknologi dari FFVII.


      PlayStation 4 - 20 Februari 2013Dalam sesuatu switch kembali ke model peluncuran PS2, Sony memilih untuk secara resmi mengumumkan PlayStation 4 di PlayStation acara Rapat khusus - kali ini di New York. Dan sekali lagi, kami mendapat banyak detail teknis dan demo tapi tidak ada pembukaan dari kotak itu sendiri. Dengan lebih dari 1.000 wartawan hadir dan rekaman live streaming melalui web, itu adalah karya paling intens Sony sebelumnya. Ini adalah semua tentang masa depan game, dengan arsitektur yang kuat, pengendali baru dan konsep distribusi segar digital mendominasi. "Sebuah konsol dibangun oleh gamer untuk gamer" adalah pesan utama. Sekarang? Play Station 4 menanti ...
      - Sumber at: http://cupamambo.blogspot.com/2013/06/sejarah-play-station-ps-dari-masa-ke.html#sthash.Pj5O3BWN.dpuf

      Sedikit Curhat dikit :

      Saya sendiri sebenarnya juga lumayan kaget begitu tahu PS1 itu rupanya ada di tahun 1993, wuih itu mah jaman saya masih main SEGA Genesis, sedangkan saya sendiri baru dapet PS1 itu sekitar tahun 2000-an dan lebih hebatnya saya main PS2 di jaman sudah ada PS3 dan PS4 :) 
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Tag :
    • Readmore . . .
    • Add Comment

Internet dan Gaya Hidup

    • Internet bukan merupakan hal yang menakjubkan ataupun hal yang tabu pada saat ini. Jika beberapa tahun lalu, banyak orangtua yang menganggapnya sebagai perusak generasi muda atau dunia yang menjerumuskan anak remaja ke hal-hal yang negatif, kini anggapan itu sudah boleh ditepis. Internet sudah menjadi bagian dan keharusan dalam hidup kita pada saat ini. William Vendetta akan sedikit mengulasnya untuk Anda dalam sebuah post sederhana untuk menjelaskan bagaimana pengaruhnya bagi gaya hidup kita. "Ma, minta uang Rp3.000,- dong!" rengek sang anak. "Untuk apa?" tanya ibunya. "Mau ke warnet, Ma!" Kalimat itu kini sudah sering dan basi di kuping kita. Hampir di setiap sudut kota-kota besar, selalu ada yang demikian. Apalagi di sebuah sekolah dasar yang rata-rata siswanya masih kecanduan main game "Point Black". Di sudut lain, seorang mahasiswa berusia 19 tahun mengatakan kepada teman di sebelahnya, "Waduh, internet ga connect nih. Bagaimana mau lanjutin cari materi kuliah buat besok?" Temannya di samping turut pusing memikirkan solusi untuk sahabat seperjuangannya itu. Oh, tunggu dulu, di sebuah perkantoran elit di Senayan, ada juga seorang eksekutif muda sedang memasang provider internet baru di ruang kerjanya. Ya, selain untuk aktivitas kirim-mengirim data dan surat antar perusahaan, dia juga membutuhkan internet koneksi cepat untuk melakukan streaming video di kala dia merasa suntuk dan perlu hiburan. Nah, sudah terlihat kan bagaimana internet di dunia sekitar kita pada masa kini? Eits, jangan geleng-geleng kepala dulu! Coba lihat gadget yang Anda pegang sekarang! BlackBerry? Ya, BlackBerry juga butuh akses internet! Loh? INTERNET BAGI SAYA Sebagai penulis dalam blog ini, apalah daya kita tanpa yang namanya koneksi internet. Untuk mengecek komentar aja, tidak bisa. Apalagi mau buat posting baru hingga mencari inspirasi artikel. Nihil! Ini jika saya sedang berperan sebagai penulis di blog ini. Lantas, jika penulis sedang beralih profesi menjadi seorang siswa SMA, apakah internet bisa diabaikan? Jawaban tegas, penulis akan tegak berdiri dan meneriakkan, "Tidak!" Ih, kok gitu sih? Internet itu tidak baik untuk pelajar seperti kamu. Internet akan membuat kamu lupa akan segalanya: lupa makan, lupa minum, hingga lupa waktu. Tapi, penulis akan kembali berkata dengan nada sangsi, "Siapa bilang?"image Terus terang, pada era abad ke-21 ini, apa sih yang menjadi sumber utama ketika diberi tugas oleh guru di sekolah? Yah, paling Google, Wikipedia, copy, paste, edit, dan print. Gampang kan? Jika pembaca dan TNG™ers sekalian berusia lebih tua, tentu akan menganggap miris hal ini. Iya sih, efek sampingnya membuat kita malas berusaha untuk mendapatkan tugas yang diberikan sekolah. Tapi jangan dilihat dari itu saja dong! Coba lihat sisi positifnya. "Hemat waktu" merupakan salah satu alasan. Tapi, alasan itu tentu tidak relevan dengan jawaban dari seseorang yang masih berstatus pelajar. Hehe, benar juga sih, waktu dan tugas utama kami memang untuk belajar. Penulis kembali menyanggah, "Apakah dalam 12 tahun ini kami hanya belajar dan terus belajar? Apakah tidak ada hiburan dan pergaulan?" Pertanyaan yang bagus! Hiburan di dunia nyata yang bisa kita dapatkan di tempat-tempat hiburan, bioskop, dan lainnya. Sedangkan pergaulan bisa didapat di sekolah, mall, dan tempat nongkrong lainnya. Memang benar! Tapi, apakah itu lebih baik dari dunia maya? Apakah itu tidak lebih boros waktu daripada internet? Semua suara-suara yang kontra dengan penulis tadi, sejenak berhening. Coba kita renungkan! Iya juga ya! Hiburan dan pergaulan di dunia nyata setelah berpikir-pikir, bukan hanya boros waktu. Tapi uang, tenaga, dan juga kesempatan. Bahkan lebih parah jika kita tidak bisa mengontrol diri, bisa terjerumus ke dunia yang hitam! Seram! INTERNET SEBAGAI DUNIA HIBURAN Mau nonton di bioskop? Tapi alasannya banyak orang, tiket mahal, malas antri, atau ga ada teman? Banyak alasan ya?! Tapi bagi sebagian orang memang iya.image Mau bagaimana lagi nih? Padahal film-film box office sedang booming dan kita tidak mau dianggap ketinggalan zaman karena tidak menontonnya. Mau-tidak mau, kembali ke dunia maya. Mencari trailer di YouTube, dan mencari info-info seputar film tersebut mungkin bisa menjadi pelipur lara. Tapi jika kurang? Gabung aja di forum-forum! Film-film yang sedang ditayangkan di bioskop, ada link untuk diunduh dari media penyimpanan maya! Full dan lengkap pula dengan sub-title! Apalagi, GRATIS bagi pemilik layanan internet unlimited nan kencang. Atau, penasaran dengan lagu SM*SH yang sedang begitu hangat dibicarakan? Dengan sambil cenat-cenut, cari aja di Yahoo, atau juga Google. Lengkap deh, dan siap diunduh pastinya! INTERNET SEBAGAI MEDIA PERTEMANAN Jarang keluar rumah? Kurang pergaulan dong? Siapa bilang sih? Jangan bicara gitu lagi deh.image Sejak zaman Friendster, disusul dengan MySpace hingga yang termutakhir Facebook atau Twitter, berteman dan saling berbagi di dunia maya bukan lagi sebuah masalah ataupun sebuah keajaiban. Puluhan, ratusan, hingga ribuan teman bisa kita jaring di sana. Namanya aja jejaring sosial. Meski tidak mencerminkan pribadi seseorang, pertemanan di dunia maya tidak kalah seru dan tidak kalah gaul dengan dunia nyata. Apalagi kalau kita pandai memilih-milih teman. Dimulai dari kenalan, temanan, suka-sukaan, pacaran, tunangan, hingga pasangan hidup abadi bisa ditemukan. Tapi sekali, pandai-pandai memilih ya! INTERNET SEBAGAI SUMBER MENCARI NAFKAH Pengguna Blogger hampir semuanya akrab dengan Google Adsense, sebuah layanan iklan baris yang menghasilkan pundi-pundi dolar yang bersumber dari "klik-klik" di blognya. Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui. Sekali menyalurkan hobi di blog, informasi bertambah dan uang pun datang. Enak kan?image Sayangnya pengguna WordPress dot com belum bisa menikmati ini karena WordPress melarangnya. Ada baiknya sih, blog ini lebih simple. Hehe. Ke sisi lain, mari kita lihat para pebisnis-pebisnis besar yang telah sukses mencari kepingan-kepingan uang dari dunia maya ini. Dari Rupiah hingga Dollar, dari penjual baju hingga penjual barang-barang elektronik dan teknologi. Bhinneka.com dapat dijadikan sebuah referensi "pencari uang" di dunia internet. Ya, toko komputer online nomor 1 di Indonesia. Berbekal pengalaman 18 tahun dengan manis-pahit, akhirnya buah manis telah dihasilkan. Sejumlah kepercayaan diraih dan rejeki pun mampir. Dengan modal "transfer" uang, trus "kirim" barang, penulis pun tertarik untuk berbelanja di sini. INTERNET SEBAGAI PELENGKAP PENDIDIKAN Terakhir, yang hampir selalu kita lupakan akhir-akhir ini, adalah fungsi internet yang semestinya untuk kita. Ya, sebagai sumber pembelajaran dan pelengkap pendidikan formal di sekolah.image Seperti yang tadi dibahas, kita selalu memanfaatkannya sebagai media pencari tugas dengan cara menyalin alias copy-paste, kemudian print. Padahal sesungguhnya bisa lebih dari itu. Menggali informasi, belajar dengan tutorial, hingga melatih grammar bahasa Inggris bisa kita lakukan. Atau dari sekadar membaca berita, mengikuti langkah-langkah merakit PC, ataupun menjadikannya sebagai media interaksi dalam pembelajaran informal. Pokoknya seru deh!
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Tag :
    • Readmore . . .
    • Add Comment

E-KTP Tidak bisa di Gandakan?

    • Siapa sih yang tidak pernah mendengar tentang KTP Elektronik atau lebih kita sebut E-KTP? baiklah jika memang masih belum paham Kita mulai dahulu dengan definisi e-KTP. Apa itu e-KTP ? e-KTP sesuai dengan informasi dari situs wikipedia adalah electronic-KTP (e-KTP) adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. dan tujuan yang hendak dicapai, manfaat e-KTP diharapkan dapat dirasakan sebagai berikut: 1. Identitas jati diri tunggal 2. Tidak dapat dipalsukan 3. Tidak dapat digandakan 4. Dapat dipakai sebagai kartu suara dalam pemilu atau pilkada Mari kita cermati definisi diatas. Kata kuncinya ada pada kata kata terakhir, yaitu berfungsi secara komputerisasi. Artinya apa? e-KTP hanya berfungsi bila didukung dengan teknologi dan perangkat komputer. Berarti, bila tidak didukung oleh perangkat Komputer, maka fungsi ‘electronic’ nya akan hilang atau terabaikan dan menjadi seperti KTP konvensional biasa. e-KTP dan KTP konvensional, sama sama berfungsi sebagai Kartu Pengenal (Identitas). Berikut ini akan saya berikan ilustrasinya : 1. Kasus pemalsuan Identitas. Bila anda datang ke Bank, dan akan membuka Rekening, atau menarik sejumlah dana dari rekening anda, tentu yang pertama diminta petugas bank adalah e-KTP asli anda. Bank berusaha mengamankan seluruh rekening nasabahnya dan hanya mengijinkan pemilik rekening yang berhak menarik dana. Untuk itulah anda harus bisa menunjukkan bukti kepada petugas bank, bahwa anda memang pemilik rekening dan berhak atas penarikan dana dari rekening anda sendiri. Kemudian anda menyerahkan e-KTP anda sebagai bukti identitas diri anda. Pertanyaannya, bagaimana bank bisa mengetahui e-KTP anda asli atau palsu, bila tidak tersedia card reader dan tidak tersambung dengan Pusat Data ? Yang bisa dilakukan oleh petugas bank tersebut semata mata hanyalah mencocokkanwajah dan tandatangan anda, apakah sesuai yang tertera di KTP atau tidak. Hanya sebatas itu saja. Dan Bank hanya memfotocopy KTP anda, lalu menyimpan nya sebagai arsip dan bukti pembukuan bank. Dalam kasus ini, dimana letak perbedaan e-KTP dan KTP konvensional ? Sama saja bukan ? 2. Arsip yang disimpan berupa foto copy Masih berkaitan dengan butir 1 diatas, setelah anda pergi meninggalkan bank, yang tertinggal dan tersimpan sebagai arsip bukti identitas anda hanyalah selembar fotocopy e-KTP. Sedangkan dokumen berupa fotocopy, sangat mudah dipalsu dan dimanipulasi. Seharusnya, e-KTP digunakan sebagai bukti transaksi ketika kartu anda terdeteksi oleh Card Reader. Jadi arsip yang disimpan berupa data dan informasi, bukanlah selembar kertas hasil fotocopy ! Nah, kembali lagi, itu semua hanya bisa terjadi bila bank telah dilengkapi dengan Card Reader dan terhubung dengan pusat data. Tapi apa yang sekarang terjadi adalah, jangankan mengurusi Card Reader, sedangkan proses pembuatan kartunya saja masih bermasalah dan belum juga selesai ? 13480563281852848589 Ada hal yang lebih penting lagi adalah, apakah penggelontoran dana untuk membiayai proyek e-KTP secara nasional senilai Rp. 5, 8 Triliun tersebut adalah efektip dan sesuai dengan tujuannya ? Apakah itu hanya buang buang uang saja, sebab pada kenyataannya, e-KTP tidak bisa difungsikan secara optimal, artinya hanya sebatas sebagai kartu identitas diri saja meskipun fungsi e-KTP dapat menjamin bahwa masing masing penduduk hanya memiliki satu kartu saja. Atau itu hanya sekedar ‘bluffing’ agar memberi kesan bahwa negara kita sudah punya sistem administrasi kependudukan yang baik seperti yang dilakukan oleh negara maju lainnya ? Sementara itu, pihak yang berkepentingan terutama Kemendagri menyatakan bahwa secara bertahap e-KTP akan disempurnakan. Tapi kapan e-KTP bisa dioptimalkan fungsinya , terutama fungsi data electronic didalamnya ? Tidak semudah itu, sebab perlu anggaran yang besar , sistem yang baik dan melibatkan banyak pihak terutama berkaitan dengan fungsi elektronik yang dapat mendukung transaksi keuangan/bisnis dan kebutuhan lainnya. Menurut saya masalahnya bukan itu, seharusnya proyek e-KTP secara massal (nasional) harus dilaksanakan secara paket dan komprehensif, maksudnya harus pula disediakan anggaran untuk membangun struktur dan infrastruktur sehingga dapat berfungsi secara masimal. Oleh sebab itu, diperlukan biaya dan alokasi anggaran yang sangat besar. Karena sebab itulah maka tidak semua negara mampu menyelenggarakan proyek e-KTP secara nasional. Bila hanya sekedar memproduksi fisik kartu e-KTP yang berfungsi sebagai kartu identitas diri dan mencegah adanya KTP ganda, rasa rasanya biaya yang telah dikeluarkan yaitu Rp. 5,8 Triliun dinilai terlalu besar, artinya tidak sebanding dengan manfaatnya. Bukan begitu ?
    • Posted by Hashfi Kamerad Shivers
    • 0 Comments
    • Readmore . . .
    • Add Comment

Popular Post

Labels

Followers

Likenya Shivers =3

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © 2013 Hashfi Tobing a.k.a DJ William Vendetta - Oreshura - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -